bae sonde bae ..... yang penting beta menulis dan bercerita

Rabu, 01 Oktober 2014

Dampak Siswa yang Terlambat Datang Sekolah Terhadap Prestasi Belajar





TUGAS
BAHASA INDONESIA

DAMPAK SISWA YANG TERLAMBAT DATANG SEKOLAH
 TERHADAP PRESTASI BELAJAR




O

L

E

H





ANGGIE PRICILLA ANTONIUS
VERITY CARLA TANONI
LIDWINA BEREK
MEYLINSYE AHAB
MELANIA BENE
VESTY BALLO
SAMUEL RATOE ODJOE
SERAPHINUS SERMAN











SMPK STA. THERESIA
KUPANG
2014


KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang karena bimbingan dan perkenaannya, sehingga penulisan makalah ini dapat terselesaikan.
Makalah ini disusun sebagai salah satu tugas dalam rangkaian kegiatan proses belajar mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Melalui kesempatan ini Penulis menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan tugas ini.
Penulis menyadari bahwa karya tulis ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu segala saran dan kritik yang disampaikan  kepada penulis akan diterima dengan senang hati guna penyempurnaan tulisan ini.

Kupang,  Maret 2014
P e n u l i s,























DAFTAR ISI

Hal.
KATA PENGANTAR     ……………………………………………………………….......
DAFTAR ISI    ………………………………………………………………………..........

BAB I    PENDAHULUAN   ………………………………………………………...........
A.  Latar belakang  ………………………………………………….………….....
B.  Perumusan Masalah   ..………………………………………….……..……....
C.  Tujuan Penulisan  ................…………………………………..…….………...
D.  Manfaat Penulis  .................…………………………………….…………......

BAB II   PEMBAHASAN ……………………………………………………………….....
A.  Pengertian…………………………………………………… ………………..
B.  Tujuan Disiplin Sekolah ………………………………………………………
C.  Faktor Keterlambatan Siswa ………………………………………………….
D.  Sanksi yang Diterima Siswa Terlambat  ………………..…………………….
E.  Solusi Mengatasi Siswa yang Terlambat ……………………………………...

BAB III PENUTUP …………………………………………………..…………………….
A.  Kesimpulan …………………………………………………………………...
B.  Saran ………………………………………………………………………......

DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………………
i
ii

1
1
2
2
2

3
3
3
3
3
4

5
5
5

6






















BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang.
Berbicara tentang sistem pendidikan dengan berbagai lembaga yang menyertainya ibarat membicarakan gelombang air laut yang tiada hentinya. Asumsi ini tidaklah berlebihan karena banyak hal yang bisa ditinjau di dalamnya serta banyak pula persoalan fundamental melingkupinya yang nota bene membutuhkan upaya-upaya untuk memecahkan permasalahan pendidikan tersebut.
Anak usia sekolah atau siswa mempunyai peran yang penting dalam pembangunan bangsa dan negara, karena mereka merupakan generasi penerus yang diharapkan dapat membangun dan menghasilkan karya-karya yang berguna bagi negara. Di tangan siswa inilah bagaimana perkembangan suatu negara ditentukan. Anak-anak yang terdidik, berdisiplin,dan berkualitas secara intelektual, mental dan spiritual akan mampu berkompeten dalam menjalankan roda kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga kelangsungan dan martabat bangsa dapat terjamin.
Kedisiplinan pada anak usia sekolah atau siswa sangat penting diperhatikan, adanya peraturan-peraturan yang jelas dan terarah sangat mempengaruhi anak pada masa dewasanya nanti. Kedisiplinan pada siswa harus dilakukan, salah satunya adalah kedisiplinan harus masuk akal dan adanya konsekuensi jika kedisiplinan dilanggar.
Seorang siswa dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah tidak akan lepas dari berbagai peraturan dan tata tertib yang diberlakukan sekolah. Setiap siswa dituntut untuk dapat berperilaku sesuai dengan aturan dan tata tertib yang berlaku di sekolah. Ketika kedisiplinan dirasa sangat penting bagi siswa SMPK Sta. Theresia Kupang, maka pihak sekolah pertama kali perlu menertibkan siswa yang terlambat sekolah. Untuk itu, kedisiplinan adalah hal yang penting dan merupakan ciri kepribadian seseorang untuk meraih kesuksesan. Perlu diketahui bahwa di SMPK Sta. Theresia Kupang sudah mempunyai tata tertib yang akan mendisiplinkan siswa yang terlambat. Peran guru dalam mendisiplinkan siswa yang terlambat haruslah tegas dan mendidik, dengan begitu siswa diharapkan tidak akan terlambat lagi datang ke sekolah.
Fakta di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang sering terlambat. Dalam aturan sekolah mengharuskan siswa datang sebelum jam 07.00 wita, tetapi kenyataannya masih ada siswa yang datang lewat jam tersebut. Banyaknya siswa yang terlambat mengakibatkan kurang lancarnya proses kegiatan belajar mengajar pada saat jam pertama pelajaran.
Keterlambatan pada siswa tersebut bukan berarti tanpa sebab, berbagai macam alasan diungkapkan para siswa yang sering terlambat, diantaranya adalah siswa yang tinggal jauh dari sekolah, masalah transportasi, bangun kesiangan dan sebagainya. Alasan-alasan seperti inilah yang sering dikemukakan siswa ketika datang terlambat pada saat jam pelajaran pertama sudah dimulai. Namun, apapun alasan para siswa yang datang terlambat menunjukkan tingkat kedisiplinan yang rendah. Hal ini tidak boleh dibiarkan begitu saja sehingga pada akhirnya akan menjadi budaya yang tidak baik pada lembaga pendidikan yang bersangkutan.
Untuk mengatasi hal ini maka diperlukan suatu aturan yang tegas yang disertai dengan sanksi yang dapat membuat siswa menjadi disiplin yang nantinya akan berguna bagi ketertiban sekolah dan bagi diri siswa itu sendiri. Adapun kebijakan yang diambil adalah dengan mengadakan suatu tindakan disiplin untuk memperbaiki sistem atau aturan pada saat jam pelajaran dimulai. Kebijakan ini dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan semua pihak yang terkait yaitu siswa, guru piket, guru pelajaran jam pertama, wali kelas, guru BP/BK dan kesiswaan.
Berdasarkan uraian di atas, maka judul dalam makalah ini adalah “Dampak Siswa yang Terlambat Sekolah Terhadap Prestasi Belajar Di SMPK Sta. Theresia Kupang”

B.  Perumusan Masalah.
1.      Apakah faktor-faktor penyebab keterlambatan siswa?
2.      Apakah sanksi yang diterima oleh siswa yang sering terlambat?
3.      Bagaimana solusi dalam mengatasi siswa yang terlambat?

C.  Tujuan Penulisan.
1.      Untuk mengetahui faktor penyebab keterlambatan siswa.
2.      Untuk mengetahui sanksi yang diterima oleh siswa yang terlambat.
3.      Untuk mengetahui solusi dalam mengatasi siswa yang terlambat.

D.  Manfaat Penulisan.
1.      Agar siswa dapat hidup disiplin dengan mematuhi peraturan yang ditetapkan sekolah, terutama pada saat masuk jam pelajaran pertama.
2.      Agar siswa dapat mengatur waktu pada semua aktivitas yang dihadapinya, baik di sekolah maupun di luar sekolah.
3.      Agar guru dapat melaksanakan kegiatan mengajar pada saat pelajaran pertama tanpa terganggu adanya permasalahan siswa yang sering datang terlambat.
4.      Guna menumbuhkan citra sekolah yang tertib dan disiplin dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajarnya.




BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian.
Siswa adalah seorang anak yang menuntut ilmu, sedangkan sekolah adalah salah satu tempat untuk menuntut ilmu. Pengertian dari terlambat adalah datang tidak pada waktunya.
Disiplin sekolah adalah usaha sekolah untuk memelihara perilaku siswa agar tidak menyimpang dan dapat mendorong siswa untuk berperilaku sesuai dengan norma, peraturan dan tata tertib yang berlaku di sekolah.
Yang dimaksud dengan aturan sekolah tersebut, seperti aturan tentang standar berpakaian, ketepatan waktu, perilaku sosial dan etika belajar.

B.     Tujuan disiplin sekolah.
Tujuan disiplin sekolah adalah :
1.      Memberi dukungan bagi terciptanya perilaku yang tidak menyimpang.
2.      Mendorong siswa melakukan yang baik dan benar.
3.      Membantu siswa memahami dan menyesuaikan diri dengan tuntutan lingkungannya dan menjauhi hal-hal yang dilarang oleh sekolah
4.      Siswa belajar hidup dengan kebiasaan-kebiasaan yang baik dan bermanfaat baginya serta bagi lingkungannya.

C.    Faktor Keterlambatan Siswa.
Faktor - faktor yang menyebabkan siswa SMPK Sta. Theresia Kupang datang terlambat ke sekolah antara lain :
1.      Jarak dari rumah ke sekolah yang jauh.
2.      Bangun kesiangan.
3.      Terlalu lama menunggu angkutan umum.
4.      Masih bermain HP sebelum kesekolah.
5.      Masih menonton acara televisi kesukaan.
6.      Masih menunggu teman untuk pergi ke sekolah bersama.

D.    Sanksi yang Diterima Siswa Terlambat.
Sanksi yang diterima siswa SMPK Sta. Theresia Kupang  yang terlambat ada bermacam-macam antara lain :
1.      Mendapat point pelanggaran pada buku tata tertib sekolah.
2.      Memilih sampah di halaman sekolah.
3.      Mendapat cubitan di telinga.
4.      Membersikan kamar mandi/WC.
E.     Solusi Mengatasi Siswa yang Terlambat.
Siswa-siswi yang datang terlambat datang ke sekolah hampir menjadi pemandangan yang umum. Keterlambatan para siswa ini tentu saja dapat mengganggu proses belajar mengajar yang sedang berlangsung di kelas. Konsentrasi siswa dan guru di dalam kelas bisa saja menjadi terganggu.
Untuk itu,  cara atau solusi untuk mengatasi siswa yang terlambat ke sekolah adalah :
1.      Adanya pemberian sanksi yang tegas dan dapat memberikan efek jera kepada siswa yang melanggar yang diberikan oleh pihak sekolah.
2.      Adanya peran guru yang dapat memberikan contoh kepada siswanya agar tidak datang terlambat.
3.      Peran orang tua di rumah juga sangat diperlukan dalam mengatasi siswa terlambat.
4.      Yang paling penting dalam mengatasi siswa yang terlambat ke sekolah adalah dari kesadaran siswa itu sendiri untuk terbiasa mendisiplin diri dalam  memanfaatkan waktu. Karena tidak ada gunanya pemberian sanksi yang tegas yang diberikan sekolah apabila tidak adanya kesadaran atau keinginan dari siswa itu sendiri untuk datang ke sekolah tepat pada waktunya.






















BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Dari pembahasan terdahulu, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :
1.      Tingkat kedisiplinan siswa SMPK Sta. Theresia Kupang masih rendah. Hal ini dikarenakan masih ada saja siswa yang terlambat setiap harinya.
2.      Berbagai macam sanksi yang dibuat oleh sekolah untuk mengatasi siswa terlambat. Namun, hal tersebut belum sepenuhnya mampu untuk mengatasi siswa terlambat meskipun frekuensi siswa terlambat semakin sedikit setiap hari.
3.      Siswa yang terlambat sangat besar pengaruhnya terhadap prestasi belajarnya karena dapat mempengaruhi konsentrasi belajar yang pada akhirnya dapat mengganggu pikiran tentang materi yang sedang dibahas atau diterangkan oleh guru terutama pada mata pelajaran jam pertama.

B.     Saran
Dalam rangka meningkatkan kedisiplinan siswa yang terlambat datang ke sekolah, ada beberapa upaya yang mungkin bisa dilakukan diantaranya:
1.      Guru diharapkan terampil berkomunikasi yang efektif sehingga mampu menerima perasaan dan mendorong kepatuhan siswa;
2.      Guru diharapkan dapat menunjukkan secara tepat perilaku yang salah, sehingga membantu siswa dalam mengatasinya.










DAFTAR PUSTAKA

Agus Sulistyo dan Adi Mulyono. 2004. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surakarta. Penerbit Ita.


©johnberek99.blogspot.com

4 komentar:

  1. terima kasih artikelnya sangat membantu, kebetulan kami juga bergerak di bidang pengembangan aplikasi khususnya untuk absensi sekolah berbasis sms gateway terhubung langsung dengan HP orang tua, cocok juga untuk absensi pegawai kantor, untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi website kami www.schoolmantic.com

    BalasHapus